Belajar dari Rentetan Ujian Hingga menjadi Dewa Selling

Begitu Hebat nya Kepiawaian Dewa Eka Prayoga Dalam bidang marketing digital hingga ia mendapat julukan “Dewa Selling”. Namun, apakah kamu tau seorang laki laki yang sering di sapa kang dewa ini mengalami serentetan ujian yang mungkin membuat banyak orang bisa menyerah.
Keterpurukan pertama sudah ia rasakan sejak usia nya masih sangat muda, tepat nya saat ia duduk di bangku semester 7 perkuliahan. Nilai Hutang yang di tanggung Sang dewa selling ini pun tidak sepele, Yakni 7,7 Milyar rupiah.
Ya, Nilai uang yang ia peroleh yang begitu besar yang ia dapatkan sejak kuliah karena saat itu ia sudah bisa membentuk personal Branding Yang cukup terkenal. “Waktu itu saya mampu membawa uang yang cukup besar di karenakan saya sudah mempunyai personal branding lantaran sering di undang seminar di luar kampus. Sampai sampai ada seorang teman yang menawarkan saya proyek pengadaan laptop dan lain lain untuk keperluan kantor.” Ujar kang dewa yang saat itu sudah berhasil mengumpulkan puluhan investor.
Nahas nya teman yang tadi di percayainya yang sudah di anggap menjadi keluarga sendiri nyata nya hanya penipu yang hanya menjual proyek bodong. Saat mengetahui sang teman kabur. Dewa yang saat itu merupakan Mahasiswa Universitas pendidikan indonesia Segera melapor ke polisi. Meski pada kasus itu ada 40 Investor yang bertahan dan akhirnya hanya tersisa 2 Investor.
Untuk membayar hutang, dewa yang kala itu baru beberapa hari menikah pun mencoba berjualan jajanan dan berkeliling menjual ceker pedas, kerupuk hingga seblak. Tetapi ia beruntung karena sang istri wiwin supyah rela membanting tulang bersama meski masih menjadi pengantin baru.

Dan kemudian jalan mulai membaik saat ia di tawarkan menulis buku oleh seorang teman. Berbekal laptop jadul dewa berhasil menulis kisah nya hanya dalam 7 hari dengan buku yang berjudul 7 kesalahan pengusaha pemula. Buku tersebut tidak di sangka dan laris hingga dewa mendapatkan 120 juta dalam sebulan.
Namun,di tengah masa perbaikan dalam melunasi hutang, ujian baru datang. Dewa Terdiagnosis menderita GBS (gulliain barre Symdrome), yaitu sebuah gangguan saraf yang membuat seluruh badan nya lumpuh total, ia pun terpaksa harus di rawat secara intensif selama dua bulan di karenakan penyakit itu hingga menelan biaya hingga 700 juta rupiah.
Meski terpuruk, Dewa tetap bersyukur karna dapat sembuh dalam waktu empat bulan. Penulis buku yang berjudul melawan mustahil itu juga beranggapan bahawa ujian yang ia alami telah menjadikan ia pribadi yang lebih baik.
Kini di usia nya yang 30 tahun, Tidak hanya gencar berbisnis dan juga menjadi motivator tetapi juga berbagi kepada sesama dengan mendirikan pesantren bagi kalangan tidak mampu. ” Saat ini saya sedang mendirikan pondok Quran digitalpreneur di daerah Cirebun untuk kalangan tidak mampu, Semoga tahun depan cepat rampung dan bisa mengajak teman teman berwakaf secara gila-gilaan, Sesering mungkin, Sesempat mungkin, dengan hastag #Sedekah Brutal. Ujar Sang Dewa.